detikberau.com, Tanjung Redeb – Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris mengajak agar perusahaan ikut berkontribusi dalam memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah operasional masing-masing.

Ajakan tersebut sebagai langkah strategis memajukan ekonomi lokal di tengah gempuran efisiensi anggaran. Sebab apabila hanya mengantungkan terhadap subsidi dan bantuan permodalan dari dinas terkait maka, dikhawatirkan tidak dapat mencakup secara merata.

Melalui pemberdayaan masyarakat dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Maka program yang disalurkan bisa difokuskan untuk pengembangan usaha kerakyatan. Cara ini, diyakini, bisa sedikit meringankan beban anggaran daerah.

“UMKM untuk di Kabupaten Berau sudah cukup pesat perkembangannya, tapi sekarang ada kebijakan efisiensi anggaran kita inginnya ini jangan sampai berdampak karena pengaruhnya terhadap perputaran ekonomi di lingkup kecil,” jelasnya belum lama ini.

Lanjut politisi Gerindra itu, perusahaan bisa melihat apa yang paling dibutuhkan masyarakat yang bergerak di bidang tersebut. Agar penyaluran program yang diberi bisa sesuai dengan kebutuhan secara rill di lapangan.

“Untuk jangan pendek mungkin bisa dilakukan pelatihan untuk peningkatan kemampuan dalam berusaha, sementara jangka panjangnya bisa bermitra untuk membuka akses pemasaran produk,” tambahnya.

Sebagai kabupaten dengan beragam objek wisata, maka tak afdal apabila tidak dibarengi dengan jajanan dan oleh-oleh khas. Potensi itu, yang diakui Gideon menjadi peluang besar untuk memajukan UMKM di tingkat kampung lebih dikenal luas.

Ia mendorong kolaborasi pemerintah dengan perusahaan untuk terus melakukan pendampingan secara kontinu sebagai cara untuk penguatan produk khas Berau.

“Tentu target kita adalah dikenal secara luas, dan produk yang kita miliki tak hanya dinikmati masyarakat daerah, tapi hingga menjangkau pasar lebih luas lagi,” tutupnya. (*tim/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *