detikberau.com, Tanjung Redeb – Bagi warga binaan yang beragama islam, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Tanjung Redeb memberi kesempatan untuk berbuka bersama keluarga. Program tersebut, diberi nama MESRA (Momen Bersama Keluarga).
Dimulai sejak, Sabtu (21/2/2026), setiap warga binaan akan mendapat giliran buka puasa bersama di salahsatu petak yang disediakan petugas. Kegiatan ini, berlangsung dengan penuh kehangatan dan suasana haru, menghadirkan momen kebersamaan yang bermakna.
Kepala Rutan, Rian Permana menjelaskan, program sosial tersebut merupakan inisiatif dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang dilaksanakan oleh seluruh UPT Lapas dan Rutan Kaltim-Kaltara.
Tujuannya, agar warga binaan khususnya yang beragama muslim tetap dapat merasakan khidmatnya ibadah puasa Ramadan meski berada di balik jeruji besi. Program tersebut, tentunya menjadi bentuk kepedulian pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan yang humanis, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban.
“Dalam pelaksanaannya, keluarga warga binaan diberikan kesempatan untuk hadir dan berbuka puasa bersama dalam suasana yang tertib, aman, dan penuh kekeluargaan,” kata Rian.
Rian berharap, melalui momentum ini, warga binaan dapat melepas rindu, berbagi cerita, serta memperkuat dukungan moral dari keluarga sebagai bekal menjalani masa pembinaan.
Pelaksanaan buka puasa bersama warga binaan dengan keluarnya tersebut akan digelar selama satu bulan, selama bulan suci dengan tetap mengikuti ketentuan dan prosedur yang berlaku. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan emosional antara warga binaan dan keluarganya tetap terjaga serta memberikan semangat positif dalam proses pembinaan.
“Tentunya kita ingin keistimewaan Ramadan juga bisa dinikmati warga binaan, sehingga suasana ibadah yang mereka jalani tak jauh berbeda ketika berada di luar rumah tahanan, suasananya sama, tempatnya saja yang berbeda,” tandasnya.
Salah satu perwakilan keluarga warga binaan, mengaku, bersyukur dengan terselenggaranya program sosial tersebut. Menurut mereka, keistimewaan tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk bertemu dan bercengkrama dengan sanak keluarga mereka yang tengah menjalani masa tahanan.
“Kami sangat berterima kasih atas adanya program MESRA ini. Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, kami dapat kembali membuka tali silaturahmi dan berkumpul bersama keluarga. Momen ini sangat berarti bagi kami,” ungkap sakahsatu keluarga warga binaan dengan haru. (*tim)
