detikberau.com, Segah – 43 kader Posyandu Kampung Tepian Buah, Kecamatan Segah mengikuti Orientasi ASI Eksklusif dan Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA). Kegiatan itu berlangsung pada, 2-3 Juni 2026 di balai adat setempat.

Kegiatan yang merupakan inisiatif puskesmas kampung itu didukung oleh PT Berau Coal bersama mitra kerja PT Bumi Artlantis Raya dan PT Mutiara Tanjung Lestari sebagai upaya peningkatan kapasitas kader posyandu dalam mendukung percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Berau.

Pada hari pertama, peserta diberi materi mengenai ASI Eksklusif. Keesokan harinya, adalah teori dan praktik penyusunan dan pembuatan menu PMBA sesuai dengan kelompok usia anak.

Secara keseluruhan, kegiatan ini menyasar kader-kader dari wilayah kerja Puskesmas Tepian Buah yang mencakup 15 posyandu dengan jumlah kader 10 hingga 20 orang di setiap posyandu.

Community Based Development Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan, menjelaskan, dukungan terhadap kegiatan ini bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung program pemerintah daerah, dalam percepatan penanganan stunting.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat pengetahuan dan keterampilan kader sehingga edukasi mengenai ASI eksklusif, pemenuhan gizi, serta pencegahan stunting dapat tersampaikan dengan baik ke masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya penguatan kapasitas kader ini penting. Karena kader adalah ujung tombak dalam pengganan langsung ke masyarakat. Bagi Reza, stunting bukan hanya persoalan kesehatan, melainkan pula berkaitan dengan kualitas anak-anak di masa depan.

“Melalui sinergi ini harapannya dapat membawa manfaat jangka panjang,” imbuhnya.

Respon Kader Posyandu

Penanggung Jawab Program Gizi Puskesmas Tepian Buah, Rida Septika, mengapresiasi komitmen PT Berau Coal dan mitra kerja terhadap dukungan yang diberikan.

Menurutnya, peran perusahaan sangat membantu di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi. Kondisi yang dihadapi saat ini adalah, mereka tetap harus mencapai target program di tengah keterbatasan yang ada.

Kader posyandu menyimak pemaparan materi oleh narasumber

“Salah satu indikator yang harus dipenuhi adalah peningkatan jumlah kader yang mendapatkan orientasi dan pelatihan. Tentunya kegiatan seperti ini membutuhkan dukungan dari pihak lain” ungkap Rida.

Ia mengaku, sikap perusahaan sangat responsif dalam mendukung kegiatan yang diselenggarakan bersama pihaknya itu. Bahkan kata dia, sebelumnya, PT Berau Coal juga telah mendukung prasarana penunjang.

Seperti tata laksana penanganan balita gizi buruk di Puskesmas Tepian Buah, termasuk peralatan dalam pembuatan susu F-100 untuk program gizi.

“Harapan kami, manfaat kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh kader posyandu, tetapi juga dapat memberikan dampak yang luas bagi masyarakat” tambahnya.

Senada dengan yang disampaikan, Ketua Kader Posyandu Melati Sari, Maratu Soleha, menyatakan, jika materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi kader dalam menjalankan tugas pendampingan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini sangat baik dan memberikan banyak pengetahuan baru bagi kader posyandu. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan semoga juga dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam kegiatan serupa,” tuturnya.

Program serupa juga akan dilaksanakan bagi kader posyandu kelompok lain di lingkup wilayah Puskesmas Tepian Buah, pada 4–5 Juni 2026 di Pendopo Kampung Bukit Makmur. (*tim/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *