detikberau.com, Tanjung Redeb – Para pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Berau kini tengah merasakan dampak positif dari kebijakan pemberian Biaya Hari Raya (BHR). Pada tahun ini, nominal bantuan yang diterima para mitra driver mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Ketua Garda Ojol Berau, Deni Firmansyah, yang akrab disapa Deden, mengungkapkan bahwa besaran BHR yang diterima para driver bervariasi tergantung pada kebijakan masing-masing aplikator. Untuk platform Gojek, mitra roda dua mendapatkan kisaran dana mulai dari Rp100 ribu hingga yang tertinggi mencapai Rp900 ribu.
Sementara itu, untuk platform Grab, besaran BHR yang diberikan kepada mitra roda dua dimulai dari angka Rp150 ribu hingga Rp850 ribu. Perbedaan nominal ini, dipengaruhi oleh performa serta loyalitas mitra terhadap penyedia layanan aplikasi tersebut.
Bagi mitra roda empat atau pengemudi mobil, nominal yang diterima jauh lebih besar. Deden menyebutkan, bahwa untuk pengemudi roda empat, angka minimal yang didapatkan adalah Rp200 ribu, sedangkan angka tertingginya bisa menyentuh Rp1.6 juta.
Namun, tidak semua pengemudi dari berbagai aplikasi mendapatkan kepastian terkait bantuan ini. Hingga saat ini, pihak Garda Ojol Berau belum menerima laporan mengenai pemberian BHR bagi para pengemudi yang berada di bawah naungan aplikasi Maxim.
Deden menjelaskan bahwa pemberian BHR ini sepenuhnya merupakan wewenang dan kebijakan dari pihak aplikator. Ia pun menggarisbawahi adanya perbedaan kondisi yang mencolok antara pemberian bantuan pada tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Kalau ditahun lalu saya tidak paham kenapa, jelas yang saya tau ditahun ini kenapa ada kenaikan yang signifikan karna ada surat edaran dari Kemenaker pemberian BHR kepada mitra-mitra drivernya ojol,” ujar Deden.
Menurutnya, campur tangan pemerintah, melalui Surat Edaran Kementerian Ketenagakerjaan memberikan dorongan kuat bagi perusahaan aplikasi untuk lebih memperhatikan kesejahteraan mitranya. Hal ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh para driver yang beroperasi di lapangan.
“Kita dari mitra driver sih sangat berterima kasih untuk kenaikan ini, ya karena dari angka terendah saja itu sangat lumayan membantu rekan-rekan di lapangan,” tambahnya lagi.
Deden pun menaruh harapan besar agar skema bantuan seperti ini terus berlanjut di masa mendatang.
“Harapannya di tahun-tahun depan atau di hari-hari besar lainnya juga ada bantuan-bantuan seperti ini ke driver karena kondisi pendapatan saat ini tidak baik-baik saja sebenarnya. Tidak hanya bantuan saja yang turun, tapi komisi aplikasi juga turun,” pungkasnya. (inm)
