detikberau.com, Tanjung Redeb – Menunjukkan keseriusan di cabang olahraga menembak, Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur mencoba untuk mengubah struktur komunitas yang selama ini dibina menjadi sebuah club olahraga.
Komunitas yang sebelumnya bernama, Brigade Shooting Community itu ditingkatkan menjadi Brigade Shooting Club. Tujuannya agar ruang gerak untuk pembinaan para bibit-bibit atlet bisa lebih terstruktur dan terarah, sesuai dengan anggaran dasar dan rumah tangga (AD/ART) yang ekslusif.
Ketua Harian Perbakin Berau, Yan Agus Tyandra menyampaikan jika, keberadaan club dibawah naungan brimob ini, menjadi wujud nyata pengembangan olahraga menembak di Bumi Batiwakkal. Dirinya mengimbau, agar para pengurus yang ditunjuk nantinya dapat menjalankan tugas secara profesional.
“Kami mengapresiasi langkah yang dilakukan Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Berau dalam pengembangan wadah bagi calon atlet maupun bibit muda untuk mengembangkan tekad dan bakatnya dalam dunia olahraga shooting atau menembak,” pesannya.
Danki, AKP Mochammad Hendro Frihandoko menyebut, perjalan untuk sampai ke perubahan status itu, pihaknya membutuhkan waktu setahun yang turut bekerja sama dengan pengurus Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Berau selaku organisasi induk cabor.
“Banyak pertimbangan yang kita lakukan, salah satunya adalah mengenai wadah yang lebih bersifat formal, sehingga apabila kita hendak tampil ke event dalam skala besar dan luas kita tidak terbentur dengan aturan dan lain semacamnya,” katanya.
Sebagaimana diketahui, cabor menembak pula sudah berulang kali menunjukkan eksistensinya di berbagai event. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VII (7) tahun 2022 misalnya, Berau berhasil meraih 16 medali emas sehingga mengantarkan menjadi juara umum di cabang olahraga ini.
Prestasi itu, yang menurut AKP Hendro harus dipertahankan. Hadirnya club yang baru-baru ini tercetus tidak terlepas dari peluang yang ia lihat, lantaran tingginya minat para peserta yang menggeluti olahraga yang mengandalkan ketepatan itu.
“Berharap dengan terbentuknya club menembak yang ada semakin banyak pula wadah untuk membina dan menjaring atlet-atlet berprestasi kedepannya,” sambungnya.
Dalam kesempatan ini juga, ia menyampaikan pintu selalu terbuka kepada masyarakat yang ingin bergabung dan berlatih. Hanya saja, karna ini termasuk olahraga yang memiliki resiko yang tinggi club juga memiliki aturan, administrasi dan sistem keamanan serta keselamatan yang ketat.
Ada beberapa kategori nomor tanding yang biasa diperlombakan. Meliputi, tembak reaksi IPSC (International Practical Shooting Confederation), tembak berburu, presisi, menggunakan PCP (Pre-Charged Pneumatic) dan menembak menggunakan air soft gun.
“Kita membuka kesempatan untuk siapa saja yang mau dan berminat untuk menjadi bagian dari Brigade Shooting Club,” tandasnya. (*tim)
