detikberau.com, Tanjung Redeb – Perahu motor (ketinting) yang ditumpangi pasangan suami istri lanjut usia terbalik ketika sedang beraktivitas di areal perairan Sukan Tengah, Kecamatan Sambaliung, Senin (12/1/2026) pagi.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau. Sesaat, ketika warga setempat mengetahui terdapat korban hilang di tempat kejadian perkara (TKP) ketinting tersebut terbalik.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat mengkonfirmasi, jika korban yang hilang tersebut, ditemukan sore harinya oleh warga sekitar, tak jauh dari TKP dalam keadaan meninggal dunia.
“Identitas korban diketahui Bernama Muhammad Tauhid, berusia sekitar 66 tahun, suami dari korban yang selamat yakni Haramang 68 tahun, keduanya merupakan warga Pegat Batumbuk, Kecamatan Pulau Derawan,” katanya.
Berdasarkan kronologis, pasutri itu merupakan nelayan yang hendak pergi ke Kampung Gurimbang, mereka berangkat dari Pegat Batumbuk sekira pukul 07.00 Wita.
Dalam perjalanan, ketika melintas di Kampung Sukan Tengah sekitar pukul 09.30 Wita, perahu ketinting yang mereka tumpangi diduga menabrak batang kayu yang membuat transportasi itu terbalik. Mengakibatkan korban beserta istrinya jatuh kesungai.
“Untuk istri korban berhasil ditemukan dan diselamatkan sekitar pukul 11.00 Wita dilaporkan berpegangan di pohon nipah, sementara untuk suaminya ditemukan sekitar pukul 16.00 Wita sudah dalam keadaan meninggal dunia,” tandasnya.
Pasca dievakuasi oleh masyarakat, korban langsung dibawa kerumah duka yang berlokasi di rumah anak korban di Kampung Gurimbang RT.07, Kecamatan Sambaliung. (*tim)
