detikberau.com, Teluk Bayur – Penanaman serentak padi sawah oleh Kementerian Pertanian bersama TNI berlangsung di lahan cetak sawah rakyat (CSR) Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, Kamis (9/4/2026).
Sawah yang terletak di Jalan Penjaringan tersebut luasnya 16 hektare. Lokasi itu merupakan satu diantara sejumlah titik lain yang telah dicetak oleh Kodim 0902 Berau sebagai koordinator lapangan.
Dandim 0902 Berau, Kolonel Inf. Wirahady Harahap sebelum ke Labanan Jaya, lokasi lahan yang sebelumnya telah digarap meliputi, Buyung-Buyung dengan luasan 70 hektare, Merancang 23 hektare.
“Berau ini target cetak sawahnya 425 hektare, harus sudah selesai dalam jangka waktu tiga bulan,” ujarnya.
Kolonel Wira mengaku, tantangan terberat bagi pihaknya di lapangan adalah memastikan lahan yang digarap, sesuai dengan kondisi untuk dilakukan penanaman dengan metode air patah.
Metode tersebut yakni pengelolaan air di lahan sawah dengan cara menggenangi dan mengeringkan sawah secara bergantian. Bertujuan untuk menghemat air, meningkatkan hasil panen, dan memperkuat batang tanaman padi.
“Sejauh ini yang kita pantau sudah berjalan dengan baik adalah di wilayah Buyung-Buyung Kecamatan Tabalar, karena disana juga merupakan lumbung padi terbesar di Berau didukung pula mayoritas masyarakatnya adalah petani,” tandasnya.
Potensi tersebut, membuat Berau menjadi satu-satunya wilayah di Kalimantan Timur, yang menjalankan program dari Kementerian Pertanian tersebut.
Hanya saja tantangan yang dihadapi daerah saat ini adalah kurangnya sumber daya bagi petani dengan usia muda. Wakil Bupati, Gamalis menyikapi persoalan itu sebagai pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah.
“Silahkan kemudian diserahkan kepada petani untuk menggarap. Keluhan kita saat ini adalah kurangnya sumber daya dari kalangan muda, karena kebanyakan masih tertarik dengan sektor pertambangan dan perkebunan sawit,” katanya.
Sehingga selain penyuluhan kepada para kaum muda, tugas lain yang kini menjadi PR bagi pemerintah adalah memprioritaskan penyiapan alat mesin pertanian (alsintan) yang lebih memadai. (*tim)
