detikberau.com, Tanjung Redeb – Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum, dan Kesra Setda Berau, Warji, mengingatkan ancaman kemunduran mentalitas dan moral di era persaingan kepada seluruh jajaran pelatih dan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Berau Tahun 2026.

Anggota Paskibraka yang terpilih merupakan pemuda-pemudi pilihan terbaik yang mendapatkan kesempatan luar biasa untuk membentuk karakter, kedisiplinan, serta ketahanan fisik dan mental yang kuat.

Melalui program pendidikan dan pelatihan intensif ini, para peserta akan memperoleh banyak ilmu serta wawasan kepemimpinan yang berharga. Keunggulan inilah, yang nantinya membedakan mereka dengan remaja-remaja lain seusianya di tengah kehidupan masyarakat.

“Adik-adik sekalian yang masuk dalam pasukan ini mendapat kesempatan untuk memiliki visi bersemaptaan karakter,” ujar Warji.

Dipaparkannya, bahwa tantangan masa depan di era globalisasi saat ini semakin kompetitif, terutama menjelang momentum bonus demografi menyongsong Visi Indonesia Emas 2045.

Remaja yang aktif berorganisasi dan terlatih secara fisik serta mental dinilai akan jauh lebih tangguh dalam menghadapi dinamika perubahan sosial budaya yang kompleks.

Mereka juga diyakini memiliki daya saing yang lebih tinggi saat memasuki dunia kerja di masa depan dibandingkan mereka yang bersikap pasif.

Lebih lanjut, pemerintah daerah juga menaruh perhatian besar terhadap ancaman nyata bagi generasi muda, khususnya terkait peredaran gelap narkotika, alkohol, dan zat psikotropika yang kerap menyasar usia produktif.

Dalam situasi darurat ini, jalur masuknya pengaruh negatif tersebut sangat bervariasi dan makin sulit dideteksi secara kasat mata melalui berbagai tipu daya bisnis ilegal.

“Oleh sebab itu, benteng keimanan, mentalitas, dan tanggung jawab sosial yang diperoleh selama masa diklat Paskibraka ini harus menjadi perisai utama,” pesan Warji.

Di sisi lain, ia juga meminta antisipasi cuaca ekstrem berupa panas menyengat yang diprediksi mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Lantaran, Berdasarkan data dan prediksi berkala dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi suhu udara saat ini menunjukkan peningkatan yang luar biasa ekstrem di wilayah Kalimantan Timur.

“Oleh karena itu, strategi dari tim pelatih harus luar biasa dalam mengantisipasi cuaca panas ini agar tidak membawa dampak masalah bagi anak-anak kita,” tandasnya. (inm/*tim)