detikberau.com, Tanjung Redeb – Wakil Bupati Berau, Gamalis belum lama ini bertandang ke Kantor PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Berau. Kunjungan itu membahas sejumlah masalah kelistrikan yang kerap dikeluhkan masyarakat.
Seperti halnya, edukasi terkait layanan, yang ditegaskannya perlu disosialisasikan secara aktif kepada pelanggan agar tidak ada informasi yang simpang siur yang berkaitan dengan besaran tarif sesuai dengan pemakanan daya.
Tak hanya itu, dirinya juga mendesak untuk percepatan sambungan listrik di perkampungan yang masih menggunakan alat bantu genset sebagai pembangkit utama.
“Kita berikan dukungan kepada kawan-kawan dari PLN agar supaya rencana penerangan hingga ke pelosok kampung yang ada di Kabupaten Berau,” katanya.
Tak hanya itu, dirinya juga mendesak agar pihak perusahaan mampu memetakan segera mungkin jaringan kelistrikan yang mengalami kendala akibat berbagai aktivitas di lapangan.
“Kita berharap juga adanya transparansi informasi kepada masyarakat, agar supaya masyarakat dapat mengetahui lebih banyak dan jelas terkait dengan kebijakan yang sedang berjalan seperti besaran tarif terkait pemakaian daya,” sambugnya.
Mendengar berbagai masukan itu, Kepala PLN UP3 Berau, Rizki Rhamdan Yusuf mengklaim jika pihaknya telah bersiap untuk membangun jaringan listrik yang titiknya berada pada empat kampung di Kecamatan Kelay.
“Insya Allah kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah terutama di bidang kelistrikan dan perlu kami sampaikan jika paling lambat bulan depan jaringan listrik di daerah Kelay sudah mulai terbangun,” ungkapnya.
Kontribusi itu, diakuinya sebagai langkah dari BUMN untuk mendukung sinergi bersama pemerintah daerah dalam pemerataan listrik hingga ke kampung-kampung.
“Semoga tahun ini juga jaringan listrik dapat kita bangun di kampung lain yang masih terjadi blackout (pemadaman berkala),” tandasnya. (*tim)
