detikberau.com, Tanjung Redeb – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman, menilai potensi UMKM di Berau cukup besar dan perlu diarahkan agar tidak hanya berkembang di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar IKN yang diperkirakan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.

Menurutnya, kesiapan UMKM harus dimulai dari aspek legalitas hingga peningkatan kualitas produk. Salah satu yang menjadi perhatian adalah bantuan pengurusan sertifikasi halal dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), khususnya bagi pelaku usaha di sektor pangan.

“UMKM kita harus dipersiapkan dari sekarang agar siap bersaing dan berkontribusi di pasar IKN, bukan hanya di Berau,” ujarnya.

Ia menyebut, keberadaan IKN akan membuka peluang pasar yang luas bagi produk lokal, mulai dari makanan olahan, kerajinan, hingga produk kreatif lainnya. Karena itu, pemerintah daerah diminta tidak sekadar menjalankan program formalitas, tetapi benar-benar memastikan pelaku UMKM mendapat pendampingan yang tepat.

Selain itu, Sakirman juga menyoroti besarnya Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat yang akan diterima daerah pada tahun mendatang. Ia berharap alokasi anggaran tersebut dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas UMKM lokal melalui pelatihan, bantuan permodalan, hingga peningkatan mutu produk.

Menurutnya, dukungan tersebut penting agar pelaku UMKM di Berau mampu meningkatkan daya saing dan tidak tertinggal dari daerah lain yang juga membidik peluang ekonomi di kawasan IKN.

Ia pun meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memaksimalkan seluruh program pemberdayaan UMKM agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Apalagi, jumlah pelaku UMKM di Berau terus bertambah dan mulai tumbuh di berbagai sektor usaha.

“Program yang dijalankan harus berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (*tim/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *