detikberau.com, Tanjung Redeb – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menjadwalkan Berau Job Fair berlangsung pada, 29-30 Juli 2026 mendatang di Ballroom SM Tower, Tanjung Redeb.

Kepala Disnakertrans Berau, Anang Saprani mencatat, hingga Selasa (14/7/2026) sudah ada delapan perusahaan yang mengkonfirmasi ikut serta dalam agenda bursa kerja tersebut. Sektor rekruitmennya pun bervariasi, mulai pertambangan, perkebunan, perhotelan, retail hingga penyedia jasa.

“Tentu jumlah perusahaan yang mendasftar kami pastikan akan terus bertambah, semakin banyak maka tingkat serapan tenaga kerja juga Insya Allah tinggi,” ujarnya.

Menurut Anang, pameran ini, adalah suatu kesempatan yang baik bagi kaum muda untuk bertemu langsung dengan pihak korporasi untuk menimbang peluang kerja yang diinginkan.

Selain itu, langkah ini pula, sebagai wujud kepatuhan dinas dalam melaksanakan Peraturan Daerah (Perda) tentang Prioritas Tenaga Kerja Lokal. Harapannya, banyak lulusan baru yang kemudian mampu meningkatkan skillnya secara profesional untuk memulai ke lapangan kerja.

“Kalau tahun lalu antusiasme calon pencari kerja ini kita lihat cukup banyak, tembus 2 ribu pendaftar. Itu membuktikan jika di daerah mempunyai sumber daya manusia yang cukup melimpah,” jelasnya.

Melihat peluang Job Fair, Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin mengatakan, jika pemenuhann lapangan kerja untuk warga lokal memang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah.

Dirinya pun melihat, fenomena yang ada bahwa masih terdapat, calon pekerja yang masih terpaku kepada salah satu sektor tertentu. Seperti contohnya pertambangan. Padalah, Thamrin memastikan, lapangan kerja di Berau masih cukup luas untuk dicoba.

“Tenaga kerja lokal memang harus diperhatikan demi menjaga agar tetap ada pemasukan untuk pendapatan mereka, saya cuma berpesan coba dulu sektor lain untuk mengasah kemampuan, jangan hanya fokus kepada satu sektor saja,” pesannya.

Lebih lanjut, kata dia, tujuan Job Fair tersebut diharapkan juga berbuah manis untuk menekan angga pengangguran di daerah.

“Melalui Job Fair antara pekerja dengan penyedia lapangan kerja itu bisa saling bertemu, gunakan kesempatan itu sebaik-baiknya, paling tidak membangun relasi dan Alhamdulillah jika beruntung bisa terpilih sebagai karyawan,” tandasnya. (*tim/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *