detikberau.com, Tabalar – Mendukung program ketahanan pangan nasional, Kepala Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar, Frisnar Paysal mempunyai misi dalam pengembangan kawasan persawahan serta budidaya air payau, Kamis (1/1/2026).
Langkah awal, dirinya tengah mengupayakan untuk melakukan pencetakan lahan sawah seluas 420 hektare, berikut tambak sebagai lokasi budidaya komoditi ikan dan udang.
Langkah itu, bermuara pada program pemerintah dalam peningkatan produksi beras nasional serta memperkuat sektor pangan berbasis potensi lokal.
“Saat ini, Kampung Tabalar Muara tengah melaksanakan rehabilitasi jaringan irigasi daerah rawa yang bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Timur. Saya turun langsung mengawal pembangunan tersebut agar berjalan sesuai perencanaan dan tepat sasaran,” ujarnya.
Kata dia, Irigasi menjadi kunci utama dalam mendukung produktivitas pertanian dan perikanan masyarakat.
Sehingga dengan sumberdaya serta infrastruktur yang memadai, dapat saling berkesinambungan dalam menjadikan lahan yang sebelumnya belum tergarap maksimal lebih optimal. Khususnya, pengembangan pertanian sawah dan budidaya perikanan.
Diharapkannya, pula, melalui misi pembangunan yang telah ia rancang itu mampu menyerap tenaga kerja lokal, menggerakkan ekonomi kampung, serta memberikan sumber penghasilan berkelanjutan bagi warga Tabalar Muara.
“Program ini bukan hanya soal produksi pangan, tetapi juga tentang membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kampung,” ujarnya.
Langkah ini, diakuinya didukung luas oleh masyarakat setempat. Kebijakan tersebut, dianggap sebagai terobosan strategis melalui kerja nyata kepala kampung yang visioner, responsif, dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan sinergi pembangunan infrastruktur, pertanian, dan perikanan, Kampung Tabalar Muara diharapkan menjadi salah satu contoh kampung yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah dan nasional. (*tim)
