detikberau.com, Sambaliung – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto mengapresiasi komitmen Kampung Tumbit Dayak untuk menggelar Festival Bekudung Betiung setiap tahun. Dirinya melihat jika pagelaran tersebut sejatinya memang harus dilestarikan sebagai warisan budaya.
Menurutnya, Tumbit Dayak yang berada di tengah-tengah aktivitas perusahaan pertambangan, mempunyai kesempatan yang besar untuk menjalin kerjasama dengan pihak swasta untuk membantu dalam memeriahkan kegiatan tersebut.
“Bekudung Betiung ini sudah jalan lima tahun dan konsisten digelar, tiap tahunnya dari informasi yang saya dapat ada saja inovasi baru yang ditampilkan pihak penyelenggara. Ini luar biasa, saya mendorong agar perusahaan sekitar bisa ikut berkontribusi membantu memeriahkan agenda tahunan ini,” jelas Dedy.
Menurutnya, Bekudung Betiung sudah pantas untuk diajukan sebagai agenda yang bertaraf nasional. Hal tersebut, sesuai dengan rencana Pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk menyarankan pesta rakyat tersebut masuk ke Kharisma Event Nusantara (KEN).
“Kalau memang itu niatnya kami di DPRD pasti mendukung, kearifan lokal di daerah mesti dijaga dan melalui KEN itu bisa menjadi nilai jual yang bagus,” tambahnya.
Politisi NasDem tersebut, melihat jika terdapat berbagai masukan yang disampaikan pemerintah kampung maupun kecamatan mengenai keberlangsungan Bekudung Betiung. Diantaranya pelebaran balai adat kampung dan jalan antar RT yang diminta untuk dibenahi.
Terkait aspirasi tersebut, Dedet-sapaan akrabnya, akan mencoba berkoordinasi dengan pihak eksekutif mencari jalan terbaik untuk mewujudkan keinginan masyarakat tersebut. Sebab kata dia, pemerintah saat ini sedang berjuang di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Kita pasti cari cara terbaik, agar aspirasi tersebut bisa terealisasi, kalau bagi saya selagi itu masih relevan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah kenapa tidak?, tapi Insya Allah kita akan perjuangkan bersama berbagai masukan dari Kampung Tumbit Dayak,” tandasnya. (*tim/ADV)
