detikberau.com, Tanjung Redeb – Semarak Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) PT Berau Coal akan digelar selama satu bulan. Pasca pembukaan yang berlangsung 14 Januari lalu, rangkaian kegiatan lain akan berlangsung hingga 14 Februari 2026.

Berlangsung di Head Office PT Berau Coal, hadir dalam agenda itu, manajemen dan direksi karyawan dan mitra kerja, sejumlah instansi pemerintahan terkait, seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Kaltim termasuk Dinas Kesehatan.

Secara nasional tema yang diusung adalah “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”. Sedang subtema oleh pihak perusahaan ini adalah, “Sinergi Kolaboratif Pimpinan Tangguh dan Insan Profesional melalui Perkuatan Engineering Control guna Menciptakan Ekosistem Operasional Selamat dan Berkelanjutan”.

Kepala Teknik Tambang PT Berau Coal, Feri Indrayana, mengajak dan mendorong seluruh karyawan serta mitra kerja untuk berperan aktif dan bersinergi dalam seluruh rangkaian kegiatan BK3N.

Menurutnya, itu merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam mengupayakan keselamatan dan kesehatan kerja. Karena diakuinya, keselamatan diri merupakan pondasi utama.

“Saya percaya dengan semangat, motivasi, dan komitmen yang kita miliki, kita dapat terus memberikan kontribusi positif terhadap budaya K3 di lingkungan kerja PT Berau Coal dan mitra kerja,” ujar Feri.

Dari kacamata pengawas tenaga kerja provinsi, capaian PT Berau Coal sepanjang tahun 2025 sudah cukup baik. Diantaranya, adalah mencatatkan zero fatality, padahal apabila diakumulasikan, jumlah tenaga kerja di masing-masing mitra diakui tidak sedikit, namun mampu menjaga tidak terjadinya kecelakaan kerja.

“Artinya, manajemen K3 sudah pasti berjalan dengan baik. zero fatality tidak mungkin terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari penerapan sistem manajemen yang sangat ketat,” ujar, Pengawas Ketenagakerjaan Kaltim, Sab’an.

Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, Zulkifli Azhari menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan BK3N di PT Berau Coal, ia juga menyampaikan penerapan K3 harus dilakukan semua pihak.

“Sesuai dengan tema yaitu kolaboratif, BK3N ini bukan hanya dari manajemen K3 saja  tetapi juga seluruh stakeholder terkait ”

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Suhartini. Menurutnya, pemenuhan standar keselamatan dan kesehatan kerja di PT Berau Coal telah berjalan dengan baik.

“Sebagai pemberi kerja, PT Berau Coal dari sisi pemenuhan standar K3 sudah berjalan. Dari laporan yang disampaikan, angka kecelakaan kerja juga terus menurun,” sambungnya.

Selain fokus pada penguatan budaya keselamatan kerja, peringatan BK3N di PT Berau Coal juga diisi dengan berbagai kegiatan yang mengedepankan aspek kesehatan dan kepedulian sosial.

Meliputi bakti sosial donor darah, pendidikan dan pelatihan implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Minerba Bekerja Sama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM)  GeoMinerba.

Berlanjut dengan kolaborasi Bulan K3 bersama mitra kerja, seminar kesehatan, serta seminar keselamatan pertambangan yang akan diisi oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM.

Adapula rangkaian agenda lainnya, yakni Berau Coal Fun Run 2026 yang diikuti sekitar 4 ribu peserta dan ditutup dengan tabligh akbar oleh Ustaz Das’ad Latif pada 14 Februari 2026 di GOR Pemuda Tanjung Redeb. (*tim/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *