detikberau.com, Tanjung Redeb – Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung menyarankan, agar Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Berau menambah kuota bantuan Rumah Layak Huni (RLH). Terutama bagi rakyat tidak mampu di wilayah pesisir.
Ia memandang, masih banyak warga di pesisir yang hidup di rumah jauh dari kata layak. Bahkan tidak memenuhi standar, baik dari fondasi maupun tempat mandi, cuci, kakus (MCK). Sehingga ia menaruh perhatian lebih terhadap program tersebut.
“Menurut saya, program itu harus berjalan secara merata, kalau bisa memang kuotanya ditambah khusus untuk bagian pesisir,” katanya.
Pemandangan masyarakat yang hidup di rumah tidak layak huni, kata Nurung sangat kontras dengan kondisi Berau yang dikenal mempunyai kekayaan sumber daya alam yang melimpah.
Menurutnya, itu merupakan pekerjaan rumah pemerintah daerah dalam memperjuangkan program yang menyentuh langsung terhadap keberlansungan hidup masyarakatnya. Apalagi sejalan dengan program dari Kementerian melalui program 3 juta rumah.
“Saya sangat senang kalau program RLH itu bisa mendapat prioritas agar direalisasikan, masa kita punya kekayaan alam yang melimpah tapi dibalik itu, masih banyak masyarakat yang tinggal di rumah reyot,” jelasnya.
Politisi NasDem itu berharap, pemda bisa ikut terlibat dalam membantu masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni. Sehingga, fasilitas hunian yang ditinggali bisa lebih nyaman dan aman.
“Kita ingin semua warga yang rumahnya belum layak bisa mendapatkan manfaat program ini agar mereka memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman,” pungkasnya. (*tim/ADV)
