detikberau.com, Tanjung Redeb – Memperkenalkan proses rekruitmen dunia kerja bagi para siswa di tingkat sekolah menengah atas dan kejuruan, PT Pama Persada memberikan tips ampuh dalam melewati seluruh rangkaian tersebut.

Giat yang diberi nama Tips and Trick Interview Recruitment Kerja itu, digelar melalui pelatihan dan sharing diskusi. Diantara yang dikunjungi kali ini adalah, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Berau, Senin (26/1/2026).

Sect Head Human Capital PAMA BRCB, Fazrul menyebut, antusias para siswa cukup tinggi ketika diskusi dibuka. Saling tanya-jawab diberikan, agar materi yang disampaikan dapat lebih dipahami sehingga nantinya dapat diterapkan dengan baik ketika prakerja.

“Ini adalah pengembangan kompetensi diri para siswa agar mereka bisa mengenali langkah-langkah yang baik ketika interview atau tes wawancara ketika melamar pekerjaan,” jelasnya.

Diikuti 12 siswa, Fazrul berbagi pengalaman bagaimana cara menjawab pertanyaan interview kerja yang baik dan benar. Diantaranya; tetap tenang dan percaya diri, pahami pertanyaan dengan baik dan yang tak kalah penting adalah menerapkan metode STAR.

STAR sendiri dimulai dari Situasi, bagaimana cara seorang pelamar memperkenalkan diri sesuai dengan situasi dan latar belakang yang dihadapi selaras dengan pertanyaan yang diajukan oleh HRD (Human Resources Development). Termasuk waktu dan tempat kejadian.

“Setelah situasi, adapula task atau tugas, didalamnya, menginformasikan tugas dan tanggung jawab yang dikerjakan sebagai pencari pekerja, setelah itu baru action yang berisi bagaimana keputusan yang kita ambil dan terakhir adalah result atau hasilnya dari keputusan tadi,” jelasnya.

Dengan begitu, para siswa yang nantinya telah masuk dalam kategori fresh graduate, bisa memanajemen diri ketika berada di ruang interview atau wawancara.

“Sesuai dengan program kita yakni Pama Safe School, atau apabila diartikan adalah Sekolah Aman Pama, artinya apa?, kita ingin bekal yang dimiliki siswa sebelum masuk ke dunia kerja bisa aman dan tidak kaku ketika melewati sesi yang paling banyak para pencari kerja itu gugur yakni tes wawancara,” pungkasnya. (*tim/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *