detikberau.com, Tanjung Redeb – Mini Expo yang digelar Kecamatan Tanjung Redeb menjadi wadah strategis dalam memamerkan produk khas dari masing-masing kelurahan sekitar.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari itu, 2-6 Desember 2025 itu melibatkan berbagai unsur masyarakat, organisasi kepemudaan, instansi pemerintah, serta dunia usaha. Sebagai langkah, mendorong penguatan ekonomi kemasyarakatan.

Inisiatif ini mendapat respon positif oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, ketika hadir membuka acara secara resmi. Ia mengapresiasi enam kelurah di Tanjung Redeb ikut andik memamerkan produk khasnya masing-masing.

“Mini Expo memiliki peran penting dalam menggerakkan pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif, saya yakin enam kelurahan ini memiliki keunggulan yang dapat dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat” ujarnya.

Tak hanya berfokus pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Tanjung Redeb saat ini juga tengah mengembangan kawasan pertanian dalam kota (urban farming) yang didukung oleh PT Berau Coal.

Keterlibatan perusahaan tersebut yakni, dalam hal penyiapan lahan seluas 9.600 meter persegi, penyediaan bibit kakao dan Holtikultura beserta pupuk.

Lahan tersebut, merupakan tambahan untuk memperluas lahan pertanian yang dimiliki kecamatan, sekitar 6.000 meter persegi dan 3.500 meter persegi yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Karena kecamatan punya keterbatasan, maka kami berkolaborasi dengan dunia usaha yaitu PT Berau Coal sebagai pendukung utama, tak hanya menyiapkan lahan tapi juga sumber bahan baku pendukung pertanian,” jelas Camat Tanjung Redeb, Toto Marjito.

Demplot yang telah dibuka tersebut, menurutnya dapat menjadi ruang belajar terbuka bagi warga. Selain itu, ia meyakini jika nantinya Tanjung Redeb punya program kebun perkotaan yang dapat menjadi percontohan.

“Jadi kalau masyarakat ingin belajar tentang kakao, tidak perlu jauh-jauh. Kita ingin mengelolanya sebaik mungkin agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Sulaiman, Community Relations Manager PT Berau Coal, menyampaikan, dukungan perusahaan tersebut sejalan dengan komitmen pihaknya, dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Selain komoditas kakao di wilayah perkebunan, perusahaan tersebut, juga berupaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM di Kabupaten Berau.

“Kakao adalah salah satu komoditas prioritas di Berau dan sudah kami kembangkan di berbagai kampung,” katanya.

Ia menambahkan bahwa dukungan terhadap UMKM juga menjadi bagian penting dari komitmen perusahaan dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Berau yang memiliki perhatian tinggi di sektor tersebut.

“Kami berharap kegiatan seperti Mini Expo ini dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, karena UMKM adalah salah satu motor pertumbuhan yang harus terus kita dorong,” tandasnya. (*tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *