detikberau.com, Biatan – Musyawarah rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Berau kini digelar di Kecamatan Biatan. Lokasi kedua, tempat diselenggarakannya forum terbuka untuk menampung aspirasi di lingkup kampung, Kamis (5/2/2026).

Camat Biatan, Aidil Fitri selaku pejabat tertinggi di wilayah bagian pesisir ini, mengungkapkan, bahwa masih terdapat usulan yang menurutnya, hanya bisa diselesaikan pemerintah setingkat kabupaten untuk berkoordinasi dengan pemerintah di provinsi Kalimantan Timur.

Seperti halnya, masalah batas wilayah antar Kabupaten Berau dengan Kutai Timur. Isu ini menurutnya, sudah cukup lama tanpa ada kejelasan yang konkret mengenai pemecahan masalahnya. Selain antar kabupaten, wilayah antar kecamatan juga diakui masih terjadi sengketa.

“Hingga kini, persoalan tersebut masih memerlukan penyelesaian lebih lanjut,” kata dia.

Persoalan tersebut merupakan hal yang senada diungkapkan kecamatan Tabalar, namun begitu, Bupati Berau, Sri Juniarsih dalam penyampaiannnya, menegaskan, jika perkara tersebut masih menjadi pekerjaan rumah yang terus dicari solusinya, oleh instansi terkait.

Lebih lanjut, kata dia, Biatan saat ini masih menjadi primadona Berau dalam pengembangan destinasi wisata air panas pemapak. Satu-satunya, wisata air panas alami yang dimiliki Kalimantan Timur.

Kemandirian ekonomi, melalui inovasi masyarakat menjadi kunci agar, wilayah ini tetap bisa bertahan ditengah defisit anggaran yang dikucurkan daerah, lantaran prioritas pembangunan akibat kebijakan efisiensi.

“Sejumlah program prioritas tetap berjalan di Kecamatan Biatan. Salah satunya adalah peningkatan infrastruktur jalan menuju destinasi wisata Kampung Karangan,” katanya.

Bukan hanya akses menuju destinasi wisata, pemenuhan fasilitas dasar juga menjadi sorotan pihaknya, agar sektor utama seperti kesehatan dan pendidikan dalam mendukung kesejahteraan masayarakat tetap terjamin.

Diketahui, dari delapan kampung yang hadir dalam musrenbang tersebut, tercatat sebanyak 184 usulan yang disampaikan.

Berbagai catatan itu, selanjutnya akan diseleksi dan diprioritaskan untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kebutuhan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kecamatan Biatan. (*tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *