detikberau.com, Tanjung Redeb – 250 orang anak berkebutuhan khusus di Berau ikuti festival olahraga disabilitas (FOD) yang digelar di Gedung Graha GOR Pemuda, Tanjung Redeb, Senin (27/10/2025) siang.
Ratusan peserta dengan keterbelakangan berbeda tersebut, unjuk bakat dalam enam cabang olahraga. Tentunya, disesuaikan dengan kemampuan fisik dan mental masing-masing sesuai dengan ketunaan yang dimiliki.
Adapun cabor yang digelar meliputi, catur, tenis meja, bulu tangkis, anggar kursi roda, atletik dan boccia, yakni cabor yang dimainkan khusus penderita disabilitas berat, dengan cara melempar bola berwarna meray atau biru sedekat mungkin dengan bola target berwarna putih.
Bagi pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) atau Komite Olahraga Paralimpik Nasional Indonesia, Berau sejatinya memiliki potensi atlet olahraga disabilitas. Akan tetapi upaya pengembangannya terkendala anggaran serta sarana dan prasarana.
“Berau banyak atlet paralimpiade yang berpotensi namun semuanya tidak bisa bergerak kalau terkendala anggaran, dan tentu saja sarana dan prasarana olahraga bagi penyandang disabilitas tersebut,” kata Ketua NPCI Kaltim, Suharyanto.
Mengetahui keluhan dari komite olahraga paralimpik, Wakil Bupati Berau, Gamalis berjanji akan memberi dukungan penuh. Salahsatunya yakni dengan memberi ruang berupa pemanfaatan sarana olahraga milik pemkab secara gratis.
Gamalis takjub, sebab dengan adanya FOD kali ini, banyak dari masyarakat yang akhirnya mengetahui, jika penyandang disabilitas mempunyai kemampuan yang sama dengan kebanyakan orang normal pada umumnya.
“Dengan event ini masyarakat bisa lebih mengetahui, kalau di balik kekurangan penyandang disabilitas masih ada harapan, untuk mengukir prestasi di bidang olahraga, tentu dari pemkab akan mendukung penuh torehan prestasi yang dicapai,” janji Gamalis.
Untuk diketahui, festival olahraga didabilitas (FOD) 2025 ini merupakan kali pertama digelar di Berau. (*tim)
